amazon shopping great sale

Tampilkan postingan dengan label orang paling keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orang paling keren. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Oktober 2009

One Minute Manager Meets the Monkey

One Minute Manager Meets the Monkey

Summary by:rsastry
Introduction
The transition from an engineer to manager is full of challenges. To make the cut, it is essential for each manager to take on these challenges head on and succeed in solving them. But, there are some lessons which are learned only via experience and hence advice from experienced managers is always sought after. So when a friend of mine suggested that I should go through the One minute manager meets the monkey to get some useful tips, I decided to try it.
The Contents
The book essentially deals with the initial step into management i.e. transition from being managed to managing. The question that the book seeks to answer is primarily, Why is it that some managers are typically running out of time, while their staffs are typically running out of work?.
The book is presented in first person by a manager who is facing problems in his transition to manager and talks about the following concepts:
1) Identifying the problem that leads to managers being overloaded and staff being without work.
2) Definition of what is a monkey. Typically it is the next move to be taken in any problem/situation.
3) Identifying whose monkey it is.
4) Onken's rule of Monkey Management:
a) Describe the Monkey.
b) Assign ownership of the Monkey.
c) Insure the Monkey.
d) Checkup on the Monkey.
5) Transition from Assigning to Delegation and then to coaching.
Critic's Viewpoint
After going through quite a few managerial books, my conclusion was they are boring and too much in the preaching mode rather than practical. The only management books that I found I could read were Scott Adam's Dilbert books which at best is a sarcastic look at management. Luckily the One minute manager meets the monkey changes my viewpoint of the managerial books.
The book has been written in such a humourous and slick way that once you pick it up, it is unputdownable (if there is such a phrase). It focuses on a very practical problem that we all phase in our first management job i.e. giving up the notion to do all the tasks ourselves and make the staff do the tasks and fixing the ownership for those tasks on them. As a side-effect of the above mentioned problem, most first time managers become overworked and lose the plot and become tyrants in the office. This book provides some practical tips on how to avoid this trap.
Also it goes on to explain a nuances between the various styles of handing tasks to staff like assigning, delegation and coaching. The best part of the book is that is only 130 odd pages and not 1000s of pages of wisdom for which no one has time to read.
Summary
After reading this book, I felt a greater understanding of the issues faced by first time managers. I only wished that I got this book, as soon as I took my first step into management. It would have been a great help then, but even now the book gave a lot of insights and tips for doing a good job.
I recommend this book as a must all aspiring managers and first time managers. I would give this small but handy book a 5 star rating.
PS: The one minute manager is a conceptual manager who seems to spend so little time with his staff, still manages to get a lot of work done from them.
About the Authors
Kenneth Blanchard is an internationally known author, educator, trainer, and professor of leadership and organization behaviour at the University of Massachusetts, Amherst. Amongst his other writings are the One Minute Manager Library Series and Power of Ethical Management.
William Oncken Jr. was one of the most articulate spokesman in the field of management. He translated his practical experience into his internationally known Managing Management Time and Managing Managerial Initiative seminars; his revolutionary article Managing Management Time: Who's got the Monkey? is a classic of management literature.
Hal Burrows is an speaker par excellence on torelated with management. His two most sought after seminars are Managing Management Time and Managing Negotiations Under Pressure. He is also a successful entrepreneur in the field of Real Estate development in Raleigh.
One Minute Manager Meets the Monkey Originally published in Shvoong: http://www.shvoong.com/books/477972-minute-manager-meets-monkey/

Sabtu, 28 Februari 2009

presiden

pilih saya untuk jadi presiden, begitu saya iklankan dibanyak media waktu itu. kini saya telah menjadi presiden indonesia. saya orang paling berkuasa di negri ini, saya orang nomor satu di Indonesia yang bertanggung jawab atas negri ini. hancurnya negri ini adalah kehancuran saya, kejayaan negri ini adalah kebahagiaan saya. kesusahan negri ini adalah kesusahan saya.

rakyat negri ini adalah saudara saya, anak-anak negri ini adalah anak-anak saya, bapak2 negri ini adalah bapak saya, ibu2 negri ini adalah ibu saya. saya mencintai saudara-saudara saya, anak-anak saya, ibu-ibu saya, bapak-bapak saya dan tidak akan menyakitinya.

akan kujadikan setiap kampung, setiap gang, terang benderang dengan cahaya. akan kuhiasi setiap kampung, setiap gang, setiap rumah, dengan bunga dan tawa riang anak-anak yang penuh harapan. akan kubangun setiap sudut kampung sehingga tidak ada yang kumuh dan bau. akan kubangun setiap jalan dan terhiasi bunga. tidak ada lagi kampung kumuh dan gang-gang yang bau.

kujadikan negri ini penuh harapan dan semangat, tidak ada lagi tangisan karena tergusur, tidak ada lagi kesedihan orang tua karena uang sekolah.
rakyatku, aku adalah bapakmu, aku akan mengurus kalian dengan baik. jiwa dan ragaku taruhanku akan kupersembahkan untuk negriku.

Minggu, 09 Maret 2008

orang paling keren

Jurus Jitu Jadi Orang Paling Keren


Jadi orang paling keren itu sekarang gampang banget. Gak perlu punya wajah cakep (ato buang” duit buat operasi plastik), dandan trendi, ato penampilan oke. Cukup bikin situs dan mempraktekkan tehnik” SEO aja udah bisa bikin kamu jadi yg paling keren. Setidaknya di mata search engine.


Gak percaya?


Coba berkunjung ke Google dan gunakan kata kunci “orang paling keren“. Sampai artikel ini ditulis, setidaknya ada 313,000 hasil pencarian di Google.com dan sekitar 303,000 di Google.co.id.


Kumpulan orang narsis ini bukannya sedang mencoba menggaet lawan jenis untuk dijadikan pasangan, melainkan sedang sibuk menjadi peserta di sebuah kontes SEO yg sedang berlangsung hingga Agustus nanti. Tapi banyak juga yg ikut untuk sekedar iseng (baca: mengacaukan), hehehe.


Nah sekarang, aku akan coba kasih tips” bagaimana kamu (baca: situsmu) bisa jadi yg paling keren.



  1. Implementasikan dasar” SEO yg ada di artikel studi kasus SEO Pisang Goreng Anget.

  2. One-Way Backink

    Link exchange memang modal yg bagus untuk memperbanyak backlink dan meningkatkan SERP situs. Khususnya one-way backlink, dimana suatu situs memberikan tautan ke situs kita tanpa kita memberikan tautan balik kepadanya.

    Untuk kasus “orang paling keren” emang agak susah, krn pasti pemilik” situs berusaha untuk menang dan gak akan mau untuk memberikan link cuma” kepada pemilik situs lainnya. Oleh karena itu ada satu trik yg bisa digunakan… buat situs “orang paling keren” lebih dari satu.

    Dng memiliki lebih dari satu situs keren ini, kita telah memiliki modal untuk melakukan one-way link. Minimal situs yg dibutuhkan, termasuk situs utama, adalah 3. Kenapa tiga? Perhatikan di bawah ini.


    Situs A –> Situs B –> Situs C –> Situs A



    kalo rajin, tambah terus jumlah situs” keren kamu. Misalnya 5 biji.


    Situs A –> Situs B –> Situs C –> Situs A

    Situs A –> Situs D –> Situs E –> Situs A

    Situs B –> Situs D –> Situs A

    Situs A –> Situs F –> Situs G –> Situs A

    Situs B –> Situs F –> Situs A



    Lumayan kan? Dan ini gampang dilakukan krn banyak web hosting gratis yg bisa dimanfaatkan, maupun blog hosting.


    Yg perlu diingat:



    • Pastikan situs “orang paling keren” kamu yg lain memiliki content yg berkualitas dan bertemakan sama

    • Jangan membuat backdoor page

    • Jangan membuat duplicate content


    Mendaftarkan diri pada situs” direktori (tidak begitu disarankan krn rawan dianggap sbg link farm) dan social bookmarking juga bisa menambah jumlah oneway-backlink situsmu. Misalnya:


    http://del.icio.us/

    http://simpy.com

    http://diarymark.com/




  3. Hindari link ke situs yg tidak relevan

    Terkait dng BigDaddy update bbrp waktu lalu, hindari pemberian tautan, baik luar maupun dalam, ke situs” lain yg isinya tidak revelan.

  4. Nama doman / subdomain / halaman

    Dng sudah menjubelnya nama” domain di internet, efek nama domain terhadap SERP sudah tidak se-yahud dulu. Sebagai gantinya, nama subdomain dan halaman skrg memiliki poin yg cukup kuat untuk mendongkrak SERP. So, pastikan situs “orang paling keren” kamu berada di subdomain dan halaman yg mengandung kata kunci tersebut.

    Contoh:


    http://orangpalingkeren.com

    http://www.xxx.com/orang-paling-keren.html

    http://orangpalingkeren.xxx.com/



    Oh ya, kamu juga bisa punya subdomain sendiri di domain palingkeren.com. Caranya, gabung aja di forum AdSense-Id dan rikues di thread ini.


  5. Variasi keyword

    Yg mungkin belum banyak yg tahu, memberikan variasi kata kunci dalam bentuk jamak, masa lampau, dll, memberikan hasil yg lebih baik daripada sekedar memborbardir halaman dng kata kunci yg sama. Sayangnya, sptnya Google belum mendukung bahasa Indonesia, jadi aku kurang tau apakah tehnik ini bisa digunakan. Ato mungkin ditulis aja: orangs, kerens, kerened :D


Ayo dicoba dan selamat jadi orang yg paling keren di internet :)



Artikel ini ditulis oleh Cosa Aranda dan pertama kali dipublikasikan pada tanggal 25 July 2006. Artikel bebas untuk didistribusikan ulang untuk keperluan non-komersil selama mencantumkan nama penulis dan sumber artikel serta tidak merubah separuh atau seluruh bagian dari isi.